Wednesday, March 22, 2006

Cerita Bikinan Gw Neh

Aku adalah aku

Setiap orang pasti punya privacy masing-masing. Aku berhak dong manentukan jalan hidupku. Apapun yang ingin aku lakukan, aku tak ingin seorangpun mencampuri keputusan-keputusanku. Tapi kenapa meraka selalu saja menganggap apapun yang aku lakukan itu salah. Mereka semua enggak akan pernah bisa mengerti apa yang sebenarnya aku rasakan. Mereka hanya berlagak sok mengerti.

Tapi mereka tidak tahu apa-apa!

Kenapa sih mereka tidak mengurusi urusan mereka sendiri saja? Kenapa mereka terus menggangguku? Lalu memangnya kenapa kalau aku memakai rok mini? Itu kan hakku. Terserah aku. Lagipula aku suka kok. Keluargaku saja tak pernah melarangku. Dari dulu keluargaku memang selalu menghargai keputusanku. Lalu apa peduli mereka? Tak pernah aku mendengar kalau ada Undang-undang yang melarang seseorang memakai rok mini. Ya, kecuali yang mengarah ke pornografi. Tapi aku kan memakai rok mini yang masih wajar, tidak terlalu pendek kok. Memangnya aku gila apa, sampai mau mempertontonkan pahaku. Tapi mereka memang tidak pernah mengerti.

Sampai kapanpun kurasa mereka tak akan pernah mengerti!

Dari kecil aku memang suka bersolek. Aku sangat senang bermain ibu-ibuan bersama teman-temanku. Dan selalu aku yang berperan sebagai ‘ibu’nya. Kadang kala saat ibu sedang pergi aku mencuri-curi kesempatan untuk masuk ke kamar ibu dan mencoba memakai kosmetiknya. Kucoba semuanya dimukaku sampai-sampai aku seperti badut. Tapi aku senang. Kubereskan lagi semua alat konsmetik ibu saat aku selesai memakainya. Kuletakkan kambali semuanya di tempat semula, agar ibu tak tahu. Kurasa ibu memang tak pernah tau. Tapi aku salah. Ibu ternyata tahu.

Beranjak remaja, aku semakin suka bersolek. Kadang-kadang aku memakai lipstik yang tidak begitu tebal ke sekolah. Semua teman-teman mengatakan aku genit. Biar saja! Aku tak peduli!

Aku adalah aku dan aku bangga karenanya!

Memangnya kenapa kalau aku memakai lipstik? Ibu saja tidak marah. Ibu sudah tahu kalau dari dulu aku suka berdandan dan ibu memakluminya.

Tetanggaku semua juga suka mengolok-olokku. Genit lah, norak lah, apa saja mereka lontarkan kepadaku. Memangnya mereka pikir mereka itu siapa. Bisa seenaknya mengolok-olok orang. Kenapa sih semua orang suka mencampuri urusan orang lain. Kenapa mereka tidak pernah mau menghargai urusan orang lain? Kalau satu orang saja terlihat berbeda, mereka pasti menggosipkannya yang tidak-tidak. Apa mereka tidak punya kerjaan lain selain bergosip?

Aku tak suka cara mereka memandangku!

Mereka memandangku seolah-olah aku ini wanita murahan. Aku memang suka memakai rok mini. Itu karena aku bangga dengan kakiku yang langsing dan kencang. Tapi teman-temanku ada yang mengatakan kalau kakiku ini terlalu kencang sehingga terlihat seperti kaki pemain sepak bola. Biar saja. Aku tak peduli.

Dari dulu aku memang tak mempedulikan mereka tetapi aku tetap tidak suka cara mereka memandangku dengan tatapan aneh, hanya karena aku….seorang….pria…..

Kini umurku sudah 35 tahu. Banyak orang yang bertanya apakah aku akan segera mencari pendamping hidup. Tapi aku sendiri tidak tahu. Apakah ada orang yang mau menyayangiku apa adanya diriku? Aku hanya bisa pasrah pada yang diatas.
Namun kadang ada yang selalu mengganggu pikiranku. Kenapa sih wanita, ya wanita, karena sekarang diriku sudah menjadi wanita, yang berusia di atas 30 tahun disebut perawan tua? Lalu kenapa pria yang berusia diatas 30-an tidak disebut perjaka tua?sebagian masyarakat lebih mengenal kata ‘perawan tua’ daripada ‘perjaka tua’. Dan perawan tua selalu saja dikonotasikan negatif.

Tapi sekali lagi aku pun tidak peduli apa pendapat masyarakat tentangku. Aku menikmati hidup melajangku. Bebas tanpa ada yang mengekang. Walaupun disaat-saat tertentu aku merasa kesepian. Tapi selalu bisa kuatasi. Aku lebih banyak menghabiskan waktuku dengan teman-temanku. Teman-teman yang mengerti dan menghargaiku.

Temanku adalah segalanya.

Mereka menerima diriku apa adanya. Mereka tak pernah mengusik privacyku dan mereka selalu membuat aku bersemangat dalam menjalani kehidupan yang keras ini…

Gimana?..aneh ya? kasih komentar donk....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home